Saat ini berbagai daerah mulai menanam koro pedang untuk memanfaatkan lahan-lahan yang kurang produktif untuk lebih maksimal pemanfaatannya.
Tak heran bisnis benih koro pedang atau bibit kacang koro pedang sangat menguntungkan. Perlu diketahui benih koro pedang belum ada yang Hibrida masih komposit. Tidak ada sertifikasi. Dan daya tumbuh biji koro pedang sangat tinggi.
Kebanyakan benih koro pedang yang dijual didapat dari hasil panenan petani koro pedang. Dimana Biji Koro Pedang yang layak dijadikan bibit memiliki ciri-ciri:
1. Warna biji putih mulus agak mengkilap(tidak buram) dengan lembaga berwarna hitam.
2. bentuk biji:Besar,berisi (bernas) dan tidak berlekuk/kisut
3. tidak ada gigitan bekas serangga berupa bercak coklat.
Bayangkan saja
Hasil panen petani dihargai Rp 2.000 sampai Rp 4.000 per Kg
Kemudian oleh pembeli disortir dan yang memenuhi syarat diatas dijual lagi menjadi Bibit Koro Pedang. Dan dijual dengan harga Rp 20.000,- per Kg.
Untungnya besar sekali. Apalagi rata2 biji yang disortir,yang kisut cuman 5-10% aja.
Nah!!! tak heran ,para penjual bibit koro pedang/ canavalia ensiformis menyembunyikan FAKTA ini. Mereka berdalih’Ini ditanam khusus,dengan perawatan khusus untuk bibit’. Tentu saja yang ndak tau2 apa2 bisa dikibuli. Akibatnya petani yang menanam,kemudian merawat tanaman koro pedangnya dengan bagus dan panen dengan bagus, menjual semuanya, tidak mau menyisihkan sebagian untuk bibit, malah membeli bibit. Wah ..rugi..petani kayak gini.
Seharusnya petani beli benih kacang koro pedang cukup sekali aja selanjutnya lakukan penyortiran benih sendiri dari hasil panen. Itu baru petani yang paham.
Coba tanam benih koro pedang
Coba nanti anda setelah panen,pilih biji yang dijadikan benih, dan tanam, lalu rawat,pasti dech…hasil panen juga bagus2. Ndak usah beli benih lagi.

Bisa dijadikan Benih Koro Pedang